Jumat, 12 September 2014
Mencintai Malam
Mencintai malam, tak perlu menjadi kelam
Mencintai malam, tak usah menjadi petang
Mencintai malam, bukan berarti menjadi seperti malam.
Mencintai malam, cukup menjadi pijar,
pijar yang menerangi pekatnya malam,
pijar yang memberi warna pada hitamnya malam.
Dan, pijar yang mampu menyala kala malam memaksanya padam.
Kalasan, 7 Agustus 2014
-Novella Cathlin-
Senin, 16 Juni 2014
Realist Sang Pemimpi
Mimpi itu kau lalui,
Kau luruhkan bersama kenyataan.
Kenyataan yang nyata-nyatanya tak nyata.
Terbentur antara asa dan realita.
Mimpi itu kau endapkan,
Kau endapkan di batas garis harapan.
Diam! dan kau harap menghilang.
Nyatanya, kau hanya tak merasa tenang.
Mimpi itu selalu ada,
karena ku tahu, kau adalah pemimpi.
Pemimpi yang mencoba menjadi sang realist.
Tapi, kau tetap pemimpi.
Ya. . .
Kau bermimpi menjadi bukan kau.
Kau bermimpi mampu melupakan mimpi.
Dan kau sebenarnya masih terjebak dalam mimpi.
Aku tahu kau,
karena kita sama-sama pemimpi,
berjalan di garis yang sama.
Dan, berakhir dengan kebingungan
yang nyatanya masih sejalan.
Kebingungan yang masih tumpang tindih,
memisah batas antara maya dan nyata.
Tapi, kita hanya mampu melihat,
kebenaran garis itu yang hanyalah leburan ego.
yang mampu merasa menjadi tanpa mimpi.
Aku masih memimpikanmu dalam mimpi.
Kau melayang, berusaha menyentuh mimpimu.
Mimpi sang pemimpi yang tak ingin lagi bermimpi.
Dan, nyatanya masih tetap saja kau bermimpi.
meski itu dalam ketaksadaranmu.
Selama kau masih mencoba menjadi sang realist,
kaulah sang pemimpi sejati.
Selama kau masih ingin melupakan mimpimu,
kau masih tetap berada dalam mimpimu.
Kau terlanjur terjerat oleh mimpi-mimpi dan menjadikanmu selamanya sang pemimpi.
Kalasan, 11 Juni 2014
-Novella Cathlin-
Selasa, 21 Januari 2014
Siapa Kita?
Senin, 20 Mei 2013
Sajak Kecil Tentang Cinta, ini WOW!!!
mencintai angin harus menjadi siut
mencintai air harus menjadi ricik
mencintai gunung harus menjadi terjal
mencintai api harus menjadi jilat
mencintai cakrawala harus menebas jarak
mencintai(mu) harus menjadi aku
Sabtu, 18 Mei 2013
Satu dan Tiga
Kamis, 16 Mei 2013
Kupilih Waktu
Jumat, 19 April 2013
Realita Dunia Tua
Sabtu, 02 Februari 2013
Untuk yang Terhormat
Keadilan pun kau kebiri
Kau anggap kau Tuhan atas dunia
Tapi kau lupa akan kami.
Lalu,
Kau berkoar-koar atas nama keadilan
Cih, Peduli setan!
Rayuanmu sudah tak mempan
Mendengar pun enggan.
Mungkin logikamu telah mati,
Dan naluri pun telah membusuk di dasar hati.
Kau kira masih bisa berjalan di atas kuasa
Ketika kami yang kau anggap tiada
Mampu mengadakan diri dihadapmu.
Kutoarjo, 14 Oktober 2012
Novella Cathlin
Jumat, 01 Februari 2013
Persinggahan Malam
![]() |
| Stasiun Kutoarjo |
Hanya ada langit malam
dan gerbong-gerbong kereta usang.
Yang terkadang meninggalkan persinggahan
Tiada kepastian yang ada
Semua yang ada pasti akan tiada
Tiada kepastian yang pasti
Yang ada hanyalah perubahan,
Dalam hidup dan penghidupan.
Inilah perjalanan.
Seperti pula gerbong-gerbong kereta usang
Yang bergerak meninggalkan persinggahan
Lalu hilang, dan terlupakan
Begitu pula langit malam yang berganti pagi.
Sedang, aku masih tetap begini.
Stasiun Kutoarjo, 14 Oktober 2012
oleh. Novella Cathlin
Minggu, 09 Desember 2012
Rosaline, Sosok di Antara Romeo dan Juliet
Namun, TAHUKAN ANDA? dibalik kisah cinta yang diagung-agungkan itu tersimpan rapi sosok yang bernama Rosaline. Rosaline merupakan sosok wanita di balik kisah cinta Romeo dan Juliet. Cinta pertama dari Romeo itu sendiri. Selama ini kebanyakan orang cenderung hanya melihat kisah dari Romeo dan Juliet saja. tapi ada satu sosok yang terabaikan, yaitu Rosaline. Romeo yang awalnya SANGAT mencintai Rosaline, namun saat menyusup ke pesta ulang tahun Juliet DEMI bertemu dengan Rosaline menjadi berpaling kepada Juliet karena terpesona oleh kecantikannya. Yah, Juliet itu adalah sepupu dari Rosaline itu sendiri. Penghianatanlah yang didapatkan oleh Rosaline. Dan secara tidak langsung, Rosaline merupakan sosok yang telah mempertemukan Romeo kepada Julietnya. Namun, takdir memang tak bisa berubah. Cinta itu memang harus egois. Dan itulah yang dilakukan oleh Juliet. Tak peduli bahwa dia telah menyakiti orang lain, tak peduli bahwa dia telah menghianati orang lain (Paris calon suaminya) namun tetap mempertahankan cintanya. Apapun yang terjadi.
Tapi yang membuat saya merasa 'gemas' adalah cinta Romeo kepada Rosaline. Begitu mudahnya Romeo dapat berpaling kepada Juliet. Apakah cinta Romeo kepada Rosaline memang sedangkal itu? Padahal pada awalnya ketika cinta itu masih menggebu, betapa indahnya Romeo menggambarkan sosok Rosaline, tapi kini, semua itu padam tanpa sisa. Jadi, silahkan simpulkan sendiri tentang Romeo, Rosaline, dan Juliet ini. :)






