Di titik ini
Dia tersakiti waktu angin benci menyapa
Terlalu padat penat baginya sehingga cuma debu jadi pengganggu
Kasihan.. Kasihan..
Saat dunia bergerak maju, asanya mengabu
Membaur dalam derita debu pengganggu
Hey.. langit ini luas kawan
Bumi begitu hijau dan biru (dan coklat) ya.. dan coklat
Selasa, 28 Februari 2012
Sabtu, 18 Februari 2012
Akulah Mayamu
Untuk Seseorang...
Aku tak ingin menyembunyikanmu,
aku pun tak ingin kau bersembunyi.
Yang aku inginkan,
Kau melangkah ke depan,
memantapkan pijakan,
dan menghadapi segala rintangan.
Aku tak ingin menyandarkan hatimu dalam pelukanku,
aku ingin kau berdiri,
menopang hatimu sendiri,
dengan kemampuanmu.
Selasa, 14 Februari 2012
Aku Membencimu, Karena Aku Mencintaimu
Aku membencimu,
terlalu membencimu.
Aku membencimu,
Karena aku terlanjur mencintaimu.
Aku membencimu,
karena kau telah menjeratku,
kau dan pesona cintamu,
yang membuatku jatuh dalam pelukmu.
Aku membencimu,
karena kau membuatku gila,
terlalu membencimu.
Aku membencimu,
Karena aku terlanjur mencintaimu.
Aku membencimu,
karena kau telah menjeratku,
kau dan pesona cintamu,
yang membuatku jatuh dalam pelukmu.
Aku membencimu,
karena kau membuatku gila,
Sabtu, 11 Februari 2012
Hati-Hati dengan Hati
“Kenapa harus kau siram kembali minyak di atas bara api yang hampir padam? Selalu begitu. Kau selalu melakukan hal yang sama disaat aku hampir berhasil memadamkannya. Kau datang dan menghancurkan segala usahaku. Hingga semua perjuanganku terasa sia-sia”.
Mungkin, ada kalanya kau tak menyadari hal kecil yang kau lakukan telah mampu melambungkan perasaan seseorang. Perasaan yang sebenarnya ingin dilupakan karena akan semakin menyakitkan jika terus dijaga. Bukankah kau menjadi sedikit kejam dengan membuat perjuangan seseorang itu menjadi sia-sia???
Mungkin, ada kalanya kau tak menyadari hal kecil yang kau lakukan telah mampu melambungkan perasaan seseorang. Perasaan yang sebenarnya ingin dilupakan karena akan semakin menyakitkan jika terus dijaga. Bukankah kau menjadi sedikit kejam dengan membuat perjuangan seseorang itu menjadi sia-sia???
Sastra Indonesia
Secara urutan waktu maka sastra Indonesia terbagi atas beberapa angkatan:
Pujangga Lama
Sastra "Melayu Lama"
Angkatan Balai Pustaka
Pujangga Baru
Angkatan '45
Angkatan 50-an
Angkatan 66-70-an
Dasawarsa 80-an
Angkatan Reformasi
Secara metode penyampaian sastra Indonesia terbagi atas 2 bagian besar, yaitu:
Pujangga Lama
Sastra "Melayu Lama"
Angkatan Balai Pustaka
Pujangga Baru
Angkatan '45
Angkatan 50-an
Angkatan 66-70-an
Dasawarsa 80-an
Angkatan Reformasi
Secara metode penyampaian sastra Indonesia terbagi atas 2 bagian besar, yaitu:
Jumat, 10 Februari 2012
Menuju Tujuan

Rentetan orang menuju tujuan.
Entah kenapa,
tujuan tanpa tujuan yang kini kupilih.
Ku curi tiket ke tempat penghabisan.
Rentetan orang berbaris di muka loket.
Mencoba menarik habis tiket.
Tiket yang bagi mereka menuju tujuan.
Ku antrikan diriku di sebuah barisan.
Depan, belakang tak ada orang.
Dalam hati aku mengumpat,
'ini barisan apa?'
Kamis, 09 Februari 2012
Hanya Kata Tentang Rasa
Rasa Dalam Sebatas Memori
Setetes Tinta dan Cinta
Kamis, 28 Juli 2011
Romantisme Keegoisan Mimpi
Mungkin memang sudah tak berarti lagi.
Segala yang pernah buat lupa diri,
kini menjelma menjadi duri dalam hati.
Bukan sakit lagi yang ku rasa,
hanya pilu akan kebodohan yang terlanjur kutiti.
Keputusan yang begitu menyiratkan penyesalan.
Ini soal hati dan harga diri.
Tak akan ada pengampunan untuk sebuah pilihan.
Segala yang pernah buat lupa diri,
kini menjelma menjadi duri dalam hati.
Bukan sakit lagi yang ku rasa,
hanya pilu akan kebodohan yang terlanjur kutiti.
Keputusan yang begitu menyiratkan penyesalan.
Ini soal hati dan harga diri.
Tak akan ada pengampunan untuk sebuah pilihan.
Langganan:
Postingan (Atom)





